Khairur Reza - detikNews
Jakarta - Semarak tahun baru Imlek tampak di Vihara Amurva Bhumi, Jalan Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan. Namun hari ini pengunjung tidak terlalu ramai karena masyarakat di hari pertama ini lebih mengutamakan bersilaturahmi.
"Saya kurang tahu juga kenapa sepi. Kalau biasanya, adatnya hari pertama silaturahmi, keliling sanak kerabat. Jadi mungkin ada acaranya di tanggal duanya, besok," kata pengunjung vihara, Tedi (41) saat berbincang dengan wartawan di lokasi, Jumat (31/1/2014).
Meski sepi pengunjung, terlihat semarak Imlek di vihara yang berjarak 200 meter dari jalan utama. Terdapt tenda di pelataran vihara dengan dominasi warna merah. Lampion juga bertebaran di vihara seluas lapangan futsal itu.
Vihara tersebut mempunyai 3 bangunan, satu untuk kantor dan dua bangunan untuk ibadat. Di depan vihara tampak belasan lilin ukuran besar. Meski tidak terlalu ramai tetap setiap ada pergi, selalu ada lagi yang datang. Vihara tersebut menganut aliran Mahayana.
"Di sini tuan rumahnya Dewa Amurva Bhumi atau Dewa Kemakmuran. Makanya yang datang ke sini banyak pedagang, kalau dibahas Chinanya Kok Tek Tjeng Sin," ujar Tedi.
"Mengapa memilih ibadah di sini?" tanya wartawan.
"Saya lebih senang di sini, lebih cocok," jawab Tedi.
http://news.detik.com/read/2014/01/31/143701/2484009/10/tahun-baru-imlek-vihara-di-kuningan-tidak-terlalu-ramai
No comments:
Post a Comment